Seminar Hasil KKN Tematik Literasi Unhas di Desa Baraya, Dorong Anak Cintai Membaca

WARTA VISUAL, JENEPONTO- Mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menggelar seminar hasil program kerja di Kantor Desa Baraya, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian KKN yang berlangsung selama 40 hari. Enam mahasiswa melaksanakan tujuh program literasi yang menyasar anak-anak, mulai dari pengelolaan perpustakaan, membaca nyaring, mengulas buku, menulis cerita, membuat proyek berdasarkan buku, kunjungan literasi, hingga apresiasi literasi.

Koordinator Desa KKN Tematik Literasi Unhas, Askar, mengapresiasi dukungan pemerintah dan masyarakat Desa Baraya selama pelaksanaan program.

Ia berharap kegiatan yang telah dilakukan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan desa, tetapi dapat terus menjadi kebiasaan positif bagi anak-anak.

“Kami berharap program ini tidak hanya menjadi sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi kebiasaan baik yang dapat terus dilanjutkan,” ujar Askar.

Koordinator PKBM Baji Pamae, Dg Manisi, juga mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN. Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan minat anak-anak Desa Baraya terhadap membaca dan belajar.

Sementara itu, Kepala Desa Baraya, Nawir, menilai pendekatan mahasiswa dalam mengajak anak-anak belajar cukup efektif. Selain membaca, mahasiswa menggunakan kegiatan bermain dan menggambar untuk membuat anak-anak merasa nyaman.

Menurut Nawir, sejumlah anak bahkan rutin datang setelah salat Asar untuk belajar membaca dan menggambar bersama mahasiswa KKN.

“Setelah selesai salat Asar di rumah, hampir semua anak yang sekolah di SD 29 datang. Mereka mau diajar membaca, mau belajar menggambar. Mereka tertarik karena merasa nyaman,” katanya.

Nawir berharap kegiatan literasi tersebut dapat dilanjutkan oleh masyarakat dan menjadi contoh dalam mendampingi pendidikan anak-anak.

Seminar hasil ini sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas di Desa Baraya. Pemerintah desa berharap manfaat program literasi tetap berlanjut meski mahasiswa telah kembali ke kampus.

Laporan: Muh. Ilham